A. TUJUAN
Praktikan mampu mengidentifikasi gugus fungsi suatu senyawa melalui reaksi
kimia.
B. DASAR TEORI
Gugus fungsi merupakan bagian yang aktif dari senyawa karbon. Apa-bila senyawa
karbon direaksikan dengan suatu zat, maka gugus fungsinyalah yang mengalami
perubahan.Jadi,senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi tertentu mempunyai sifatsifat tertentu pula.Berdasarkan gugus fungsinya senyawa-senyawa karbon yang
jumlahnya sangat banyak dikelompokkan. Gugus fungsi suatu senyawa organik dapat
dilakukan dengan cara analisis kualitatif. Senyawa organik yang diketahui gugus
fungsionalnya akan mengetahui pula golongannya karena setiap golongan senyawa
organik mempunyai sifat tertentu bergantung pada gugus fungsi yang dimilikinya.
Senyawa organik yang mempunyai gugus fungsi yang sama maka akan mempunyai sifat
yang sama pula. Gugus fungsi merupakan kedudukan kereaktifan kimia dalam molekul
satu kelompok senyawa dengan gugus fungsi tertentu menunjukkan gejala reaksi yang
sama. Kesamaan tersebut dapat digunakan untuk mengelompokkan serta
mengidentifikasi suatu gugus fungsi senyawa organik.
Kumpulan atom atau suatu atom yang melekat pada suatu senyawa dan berperan
memberikan sifat yang khas serta berpengaruh pada sifat fisik dan kimia senyawa
tersebut merupakan gugus fungsi. Senyawa organik yang memiliki gugus fungsional
sama akan ditempatkan pada deret homolog yang sama. Ikatan tunggal karbon-karbon
dan karbon-oksigen dalam senyawa organik biasanya tidak reaktif karena mereka non
polar. Golongan polar membentuk bagian yang reaktif dalam suatu molekul organik
yaitu gugus fungsional tersebut. Alkohol merupakan salah satu contoh suatu golongan
senyawa yang mengandung gugus fungsi hodroksil (-OH) terikat pada karbon. Semua
alkohol mempunyai reaksi kimia yang sama karena mengandung gugus fungsional ini.
Ikatan rangkap dua dan ikatan rangkap tiga yang menghubungkan atom-atom karbon
juga dianggap gugusan fungsional, sebab lebih reaktif daripada ikatan tunggal karbonkarbon. Gugus fungsi senyawa karbon berguna untuk menentukan sifat khas dari suatu
senyawa karbon.
Senyawa yang hanya mengandung karbon, hidrogen, dan atom halogen dapat dibagi
menjadi tiga kategori yaitu: alkil halida, aril halida, dan halida vinilik. Alkil halida
adalah turunan atom karbon dimana satu atau lebih hidrogennya diganti dengan halogen.
Identifikasi gugus fungsi bertujuan untuk mengenali gugus fungsi tertentu yang terdapat
dalam suatu senyawa melalui reaksi kimia tertentu yang spesifik, yaitu reaksi kimia
yang hanya dapat bereaksi dengan senyawa yang mengandung gugus fungsi tertentu dan
tidak dapat bereaksi dengan gugus fungsi yang lain. Senyawa organik memiliki sifat
tertentu yang bergantung pada gugus fungsionil yang dimilikinya. Berberapa senyawa
dengan gugus fungsi berbeda dapat memiliki sifat yang sama atau mirip. Senyawa
dengan gugus fungsi yang sama cenderung mengalami reaksi kimia yang sama, sebagai
contoh, masing-masing senyawa yang mengandung gugus hidroksil (-OH).
Hello my name is tia
14y.o��
Komentar
Posting Komentar